Ads

Kami juga meminta Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk tidak melantik bupati dan wakil bupati sebelum selesai sengketa pilkada di PTUN Bengkulu dan MK


beritankri21.blogspot.com - Ratusan masyarakat Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) yang menamakan diri Masyarakat Benteng Peduli Pilkada (MBPP) menggelar aksi unjuk rasa di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, tidak ingin hasil pilkada, Jumat (10/3/2017).

Mereka tidak ingin hasil Pilkada Bengkulu Tengah yang memenangkan pasangan Ferry Ramli-Septi Feriadi dengan alasan seleksi tes narkoba tidak dilakukan secara menyeluruh, terutama tes darah dan rambut.

"KPU cuma melakukan tes urine dengan alasan tes rambut dan darah tak ada alatnya. Ini alasan janggal, pemilihan gubernur saja menggunakan langkah-langkah tersebut, bisa menggunakan rumah sakit yang ditunjuk, tapi kenapa pemilihan bupati tidak dilakukan," kata korlap MBPP, Eri Suandi Nababan.

Selain tersebut, ia menyebut, tuntutan lain yaitu mendesak KPU untuk tidak melakukan pleno penetapan bupati dan wakil bupati terpilih Pilkada Bengkulu Tengah 2017 hingga ditetapkan putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bengkulu serta Mahkamah Konstitusi (MK).

"Kami juga meminta Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk tidak melantik bupati dan wakil bupati sebelum selesai sengketa pilkada di PTUN Bengkulu dan MK. Apabila tuntutan kami ini tak diindahkan, maka disinyalir akan terjadi perseteruan horizontal di Kabupaten Bengkulu Tengah ini," ungkapnya.

Komisioner KPU Bengkulu Tengah, Supirman, didampingi BJ Karnely, Marlin Narai dan Dodi Herwansyah menyebut, pihaknya sudah bekerja sesuai aturan berlaku.

"Terkait soal kenapa tes urine, sekarang di PTUN Bengkulu sedang dalam proses dan belum diputuskan, biarkan proses hukumnya berjalan," kata Supirman.

Massa sempat merengsek masuk ke kantor KPU namun dihalau aparat kepolisian.

"Kami ingatkan kembali, kami mau dilakukan tes darah dan rambut kepada pasangan calon bupati dan wakil bupati. Kami mau pemimpin daerah kami bebas dari narkoba. Jika tidak diindahkan, sekali lagi disinyalir akan terjadi perseteruan horizontal di Benteng ini," ancam Eri.

sementara itu, Kapolres Bengkulu Utara AKBP Andika Vhisnu menyebut, pihaknya menurunkan dua ratus personel untuk pengamanan aksi demo warga di Bengkulu Tengah.

"Kita upayakan mediasi, tak ada tindakan anarkis. Jangan sampai ada yang anarkis, tersebut cuma merugikan kedua belah pihak," katanya.

Hasil pelaksanaan Pilkada Bengkulu Tengah memenangkan pasangan Ferri Ramli- Septi Feriadi. Ferri Ramli dikenal sebagai calon petahana yang mendapat bunyi terbanyak, yakni31.851suara atau sebesar55,02persen.

Menyusul nomor urut 3 pasangan M Sabri-Naspian dengan perolehan suara23.338suara atau sebesar 40,31 persen. Sedangkan nomor urut 1, pasangan Medio Yulistio-Abdu Rani mendapatkan dua ribu tujuh ratus satu suara atau empat koma  enam tujuh persen.





Raja Salman

SHARE

Author

Hi, Its me Hafeez. A webdesigner, blogspot developer and UI/UX Designer. I am a certified Themeforest top Author and Front-End Developer. I'am business speaker, marketer, Blogger and Javascript Programmer.

  • Image
  • Image
  • Image
  • Image
  • Image
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment

Disqus Shortname

Comments system