
beritankri21.blogspot.com - Aksi sekelompok supir angkot Bandung yang merusak mobil Avanza Silver di Jalan BKR, Kota Bandung, Kamis (9/3/2017), masih membekas pilu di hati Eggy Muhamad Juniardi (29).
Dia bersama lima anggota keluarganya merasakan sungguh ketakutan saat peristiwa tersebut terjadi.
Mobilnya dipukul, ditendang, digoyang-goyang serta dihantam batu sampai pecah kaca bagian samping belakangnya. Padahal, di dalam mobil tersebut terdapat buah hatinya yang masih usia balita.
'Anak saya yang masih berumur enam belas bulan masih trauma sampai saat ini,'' tutur Eggy saat ditemui di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Jumat (10/3/2017).
Eggy tak mempunyai firasat buruk akan mengalami kisah mengerikan pagi tersebut. Ia sekeluarga rencananya bakal menjemput salah satu adiknya di Purwakarta.
''Sebelumnya aku bersedia ke kantor kakak dulu di Jalan Gatot Subroto lewat ke jalan Sriwijaya,'' ungkapnya.
Tak disangka, saat menunggu lampu merah di perempatan Jalan BKR dan Jalan Sriwijaya, mobilnya dihampiri segerombolan sopir angkot Bandung. Sambil menuding dan menunjuk-nunjuk, mereka berteriak
''Mereka teriak-teriak 'supir online, supir online'," tandasnya.
Tidak hanya diteriaki, tanpa aba-aba, gerombolan supir angkot menjadi brutal memukul, menendang dan memecahkan kaca dengan menggunakan batu.
"Kebetulan memang saat tersebut kaca mobil di depan dalam keadaan terbuka. Beberapa orang pelaku sempat meminta saya keluar. Aku (tidak keluar) berusaha melindungi anak istri aku," katanya.
Lima menit lalu, aksi anarkis tersebut dibubarkan barulah datang seorang petugas polisi yang. Eggy langsung melaporkan fenomena yang dialaminya kepada Polsek Regol.
Kepala Polrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo mengatakan, para pelaku berprofesi sebagai sopir angkot trayek Ciroyom-Bumi Asri.


0 comments:
Post a Comment