
Mereka harus putar arah dengan jarak sekitar 15 kilometer menuju masing-masing jalur lain.
KBO Satlantas Polres Kabupaten Kuningan, Inspektur 1 Sutarja, memaparkan, rekayasa sudah berlangsung beberapa saat pasca-longsor terjadi tadi pagi. Dia berkoordinasi dengan pihak terkait untuk membuat rambu-rambu, informasi longsor, dan juga penjagaan di beberapa titik.
Untuk kendaraan tidak kecil dan berat, seperti bis dan pengangkut logistik dialihkan ke Simpang Caracas, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan. Polisi akan mengarahkan kendaraan tersebut lewat Sumber, Cirebon - Rajagaluh dan tembus Majalengka, dan baru sampai Cikijing.
Karena wajib memutari Kabupaten Majalengka, jalur alternatif pengalihan dengan tujuan Cikijing dan Ciamis ini panjang sekali
“Untuk kendaraan kecil, R4 dan R2, dari arah Kuningan menuju ke Majalengka, ke Desa Parung - Desa Cipulus keluar Cikijing. Setelah memasang rambu-rambu, ungkapnya
Pengalihan arus ini memakan jarak tempuh sekitar 10 - 15 kilometer. dekat dari lokasi, di depan Kecamatan Darma, sejumlah petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Kuningan memasang rambu-rambu kemudian lintas berwarna kuning, dan informasi tanda pengalihan arus.
Mereka juga terus memberikan keterangan kepada pengendara yang tidak mengetahui arah. pengguna-pengguna jalan, khususnya roda 4 bernomor polisi luar daerah Kuningan, yang belum mengetahui musibah longsor jalan nasional dan tidak tahu jalan lain, kelihatan memilih putar arah. Sempat terjadi antrian tidak pendek saat beberapa kendaraan putar arah menuju Kuningan kota.
Kepala Seksi Pengendalian Operasi Dinas Pehubungan Kabupaten Kuningan, Dede Suparman, mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi terkait perkembangan pengalihan arus mengingat tingginya volume kendaraan yang melintasi jalur nasional.
“Kami terus memasang informasi pengalihan arus, berkoodinasi dengan pihak terkait, dan juga menempatkan sejumlah petugas di titik-titik macet. Kami berusaha memberikan uraian kepada setiap para pengendara yang masih tidak tahu dan ragu untuk melintasi jalur lain,” tidak buka Dede.

0 comments:
Post a Comment