
beritahotnkri.blogspot.com - Komisioner KPU DKI Jakarta Betty Epsilon Idroos mengatakan, hasil surveinya dilaporkan belum ada 1 pun lembaga survei terdaftar di KPU DKI Jakarta yang. Padahal, tidak sedikit lembaga tersebut yang sudah merilis hasil surveinya ke publik.
"Tidak sedikit yang udah publish, tetapi belum ada laporan," ujar Betty kepada Kompas.com, Senin (6/2/2017).
Betty menuturkan, surat kepada seluruh lembaga terdaftar yang sudah merilis hasil survei mereka untuk segera melaporkannya ke KPU DKI telah diirimkan kPU DKI. Sebabnya, melaporkan hasil survei dikenal sebagai kewajiban setiap lembaga yang mendaftar untuk berpartisipasi pada Pilkada DKI Jakarta 2017.
"(Dilaporkan) selama-lamanya dua minggu setelah mereka publish. Udah kami surati, bukan peringatan, surat pemberitahuan dulu, ngingetin," kata ia.
Apabila lembaga-lembaga survei tersebut tidak mengindahkan surat pemberitahuan tersebut, Betty menyebut KPU DKI akan kembali menyurati mereka dan mengumumkan lembaga survei yang tak menyerahkan laporan hasil surveinya ke publik melewati media.
Selain itu, ada hukuman yang kemungkinan diterima lembaga-lembaga survei tersebut.
"Kalau perlu, buat dewan kode etik, pasti bakal punya efek sanksi. Bentuk sanksinya apa, tergantung dewan kode etik," ucap Betty.
tiga puluh dua lembaga survei terdaftar
Pendaftaran lembaga survei yang ingin berpartisipasi pada Pilkada DKI Jakarta 2017 telah ditutup. Sebelum pemungutan bunyi pada lima belas Februari 2017, batas pendaftaran yakni satu bulan
Betty menuturkan, total ada 32 lembaga survei yang mendaftar. KPU DKI sudah mengumumkan ke-32 lembaga survei itu di laman resminya, www.kpujakarta.go.id, per dua Februari 2017.
Berikut merupakan dua puluh empat lembaga survei yang sudah mendaftar:
1. Lingkaran Survei Indonesia
2. Jaringan Isu Publik
3. Lembaga Konsultan Politik Indonesia (LKPI)
4. PT Cyrus Nusantara
5. PT Indikator Politik Indonesia
6. Populi Center
7. PT Kompas Media Nusantara
8. Indonesian Consultan Berdikari (Charta Politika Indonesia)
9. Saiful Mujani Riset & Consulting
10. PT Sun Tv Network
11. Indo Barometer
12. Lembaga Penelitian Indonesia
13. PT Darta Media Indonesia (KASKUS)
14. PT Siber Media Abadi
15. Lembaga Survei Indonesia
16. PT Grup Penelitian Potensial
17. PT Intouch Innovate Indonesia
18. PT Pandawa Data Utama
19. PT Kio 95/Kelompok Diskusi dan Kajian Publik Indonesia (Kedai Kopi)
20. Centre for Strategic and International Studies (CSIS)
21. Yayasan Media Survei Nasional
22. PT Sands Analitik Indonesia
23. Poltracking Indonesia
24. Rakata Institute
25. PT Sinergi Data Indonesia
26. PT Citra Komunikasi LSI
27. Yayasan Voxpol Center Riset and Consulting
28. PT Konsultan Citra Indonesia
29. Radio PAN Jakarta
30. PT Indo Penelitian Konsultan
31. PT Indonesian Political Marketing
32. FOKAL IMM (Forum Keluarga Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah)
Kriteria lembaga survei yang diterima mendaftar yakni benar-benar melakukan wawancara, tak mengubah data lapangan, wajib menggunakan metodologi ilmiah, menyertakan sumber dana, jumlah responden, serta tempat dan tanggal pemilihan survei.

0 comments:
Post a Comment